Categories
FX Indonesian********** Uncategorized

Indikator Teknis

Dalam bab ini, kita akan belajar tentang grafik yang bertindak sebagai indikator teknis dalam perdagangan valas.

Apa itu bagan?
Grafik adalah alat utama analisis teknis. Dalam analisis teknis, kami menggunakan grafik untuk memplot urutan harga (pergerakan harga) suatu aset selama durasi tertentu. Ini adalah cara grafis untuk menunjukkan bagaimana kinerja harga saham di masa lalu.

Periode untuk mewakili pergerakan harga suatu aset (misalnya mata uang) bervariasi dari menit (30 menit), jam, hari, minggu, bulan atau bertahun-tahun. Memiliki sumbu x (sumbu horizontal) dan sumbu y (sumbu vertikal). Pada grafik, sumbu vertikal (sumbu y) mewakili harga dan sumbu horizontal (sumbu x) mewakili waktu. Jadi, dengan memplot harga pasangan mata uang selama periode waktu (kerangka waktu), kita akan mendapatkan representasi bergambar dari riwayat perdagangan aset (saham, komoditas, atau FX).

Bagan juga dapat mewakili riwayat volume perdagangan suatu aset. Ini dapat menggambarkan jumlah saham (dalam hal ekuitas) yang berpindah tangan selama periode tertentu.

Jenis Grafik
Grafik harga aset (saham, pasangan mata uang, komoditas, dll.) tersedia dalam banyak variasi. Ini adalah pilihan masing-masing pedagang atau investor untuk memilih satu jenis di atas yang lain. Keputusan ini mungkin didasarkan pada

Keakraban dan kenyamanan

Kemudahan penggunaan

Tujuan yang mendasari

Bagan garis
Grafik garis dibentuk dengan menghubungkan harga penutupan saham atau pasar tertentu selama periode tertentu. Artinya, jika kita ingin menggambar grafik garis dari pasangan mata uang tertentu (USD/INR) dalam jangka waktu 30 menit, kita dapat menggambar grafik garis dengan meletakkan garis lurus antara harga sebelum 30 menit dan harga saat ini setelah 30 menit. . Grafik memberikan ilustrasi visual yang jelas tentang tren mata uang tertentu (atau harga saham) atau pergerakan (indeks) pasar. Ini adalah alat analisis yang sangat berharga untuk analis teknis, pedagang dan juga investor.

Bagan garis sebagian besar digunakan ketika dua atau lebih tren harus dibandingkan. Misalnya, membandingkan harga penutupan dua perusahaan lagi (pertukaran yang sama terdaftar dan dari domain yang sama) atau untuk pasangan mata uang (USD/INR) dibandingkan dengan semua pasangan mata uang lain yang terdaftar di kawasan (misalnya Asia).

Bagan garis menunjukkan informasi harga dengan garis lurus (atau garis) yang menghubungkan nilai data (harga atau volume).

Grafik batang
Grafik batang adalah jenis grafik yang umum digunakan oleh analis teknis. Disebut diagram batang karena rentang setiap hari diwakili oleh batang vertikal.

Meskipun grafik batang harian paling dikenal, grafik batang dapat dibuat untuk periode apa pun – mingguan, bulanan, dan tahunan misalnya. Sebuah bar menunjukkan harga tertinggi untuk periode di bagian atas dan harga terendah di bagian bawah bar. Garis di kedua sisi bilah vertikal berfungsi untuk menandai harga pembukaan dan penutupan suatu aset (saham, pasangan mata uang). Tanda centang kecil di sisi kiri bar menunjukkan harga pembukaan dan tanda centang di sebelah kanan bar menunjukkan harga penutupan.

Bagan Lilin
Grafik kandil sangat populer di kalangan komunitas pedagang. Bagan ini memberikan wawasan visual tentang psikologi pasar saat ini. Candlestick menampilkan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan sekuritas yang sangat mirip dengan grafik batang modern, tetapi dengan cara yang mengurangi hubungan antara harga pembukaan dan penutupan. Setiap kandil mewakili satu kerangka waktu (misalnya, hari) data. Gambar yang diberikan di bawah ini menampilkan berbagai elemen lilin.

Elemen Lilin
Grafik candlestick dapat dibuat menggunakan data harga High, Open, Low dan Closing untuk setiap periode waktu yang ingin Anda tampilkan. Bagian tengah (bagian yang terisi) dari kandil disebut “tubuh (“tubuh yang sebenarnya”). Garis tipis panjang di atas dan di bawah tubuh mewakili rentang tinggi/rendah dan disebut “bayangan” (kadang disebut “sumbu” dan “ekor”).

Tubuh kandil mewakili harga pembukaan dan penutupan saham dari sekuritas (saham atau pasangan mata uang).Gambar berikut menunjukkan grafik Candlestick USDINR (3 bulan) pada interval 1 Hari. Warna kandil menunjukkan penutupan yang lebih tinggi dalam warna hijau sedangkan penutupan yang lebih rendah dengan warna merah, untuk hari itu

Lilin merah pada gambar di atas menunjukkan hari-hari ketika USDINR ditutup dari hari sebelumnya. Sebaliknya, candle hijau menunjukkan hari ketika USDINR ditutup lebih tinggi dari hari sebelumnya.

Trader dan investor profesional terkadang lebih suka menggunakan grafik candlestick karena ada pola di candlestick yang bisa ditindaklanjuti. Namun, grafik candlestick menghabiskan waktu dan keterampilan untuk mengidentifikasi polanya.

Apa pola grafik yang digunakan saat berdagang?
Pedagang profesional mencoba memeriksa keamanan yang sama di berbagai jenis grafik. Anda mungkin menemukan satu jenis grafik yang cocok untuk Anda. Setelah kami memutuskan jenis grafik apa yang harus diikuti, langkah selanjutnya adalah mencari pola historis seperti tren, support dan resistance, dan pola lain yang dapat ditindaklanjuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *